Beranda Buku

Tuesday, September 18, 2007
Tata Ruang, Peralatan dan Perlengkapan Perpustakaan

GEDUNG/RUANG, PERALATAN DAN PERLENGKAPAN
1. Gedung/ruangan perpustakaan
Gedung atau ruangan perpustakaan adalah bangunan yang sepenuhnya
diperuntukkan bagi seluruh aktivitas sebuah perpustakaan. Disebut gedung
apabila merupakan bangunan besar dan permanent, terpisah dari gedung lain
sedangkan apabila hanya menempati sebagian dari sebuah gedung atau hanya
sebuah bangunan (penggunan ruang kelas), relatif kecil disebut ruangan
perpustakaan.
2. Perabot perpustakaan
Perabot perpustakaan adalah sarana pendukung atau perlengkapan
perpustakaan yang digunakan dalam proses pelayanan pemakai
perpustakaan dan merupakan kelengkapan yang harus ada untuk
terselenggaranya perpustakaan.

Yang termasuk dalam perabot/perlengkapan perpustakaan antara lain :
a. Rak buku
b. Rak majalah
c. Rak surat kabar
d. Rak atlas dan kamus
e. Papan peraga / pameran
f. Laci penitipan tas
g. Lemari catalog
h. Lemari multi media
i. Lemari Arsip
j. Meja dan kursi sirkulasi
k. Meja dan kursi baca
l. Meja dan kursi pegawai
m. Kereta buku, barang
n. Tangga beroda
3. Peralatan perpustakaan
Peralatan perpustakaan adalah barang-barang yang diperlukan secara
langsung dalam mengerjakan tugas/kegiatan di perpustakaan. Yang termasuk
dalam perlengkapan perpustakaan antara lain :
a. buku pedoman perpustakaan
b. Buku klasifikasi
c. Kartu catalog
d. Buku Induk
e. Kantong buku
f. Lembar tanggal kembali
g. Label
h. Cap inventaris
i. Cap perpustakaan
j. Bak stempel
k. Kartu pemesanan
l. Mesin ketik/Komputer
m. ATK
n. Selotip
o. Lem dll.

PENENTUAN LOKASI GEDUNG/RUANGAN PERPUSTAKAAN
Penentuan lokasi perpustakaan agar dapat maksimal
pemanfaatannya harus dapat memenuhi kriteria diantaranya :
a. Berada ditempat yang luas tanahnya memungkinkan dilakukannya
perluasan pada masa yang akan datang, sesuai dengan perkembangan
perpustakaan
b. Berada di sekitar pusat kegiatan masyarakat seperti pusat pendidikan (sekolah), pemerintahan dan tentunya pemukiman.
c. Merupakan gedung/satu ruangan utuh yang tidak bergabung dengan
ruangan lain
d. Mudah dicapai oleh pemakai, sehingga pemakai tidak membuang-buang
waktu secara sia-sia
e. Cukup tenang dan aman untuk menghindari dari gangguan suara keras
dan kegaduhan

ALOKASI GEDUNG/RUANGAN PERPUSTAKAAN
Perpustakaan pada umumnya minimal memiliki 4 (empat) macam
ruangan diantaranya :
- Ruang koleksi buku (rak-rak buku)
1 rak (1 sisi, 5 susun, lebar 100 cm) dapat memuat 115-165 buku
eksemplar buku dan jarak antar rak 100-110 cm. Jadi dapat dihitung
berapa kebutuhan luas ruang yang diperlukan untuk menempatan rak dan
dapat disesuaikan dengan bahan pustaka yang dimiliki. Hal ini pun perlu
dipertimbangkan untuk tahun-tahun yang akan datang.
- Ruang baca
Disesuaikan dengan ruang yang ada. Idealnya terpisah dari ruang koleksi dengan lulas yang mencukupi.
- Ruang pengolahan bahan pustaka dan ruang Staf
Untuk melakukan aktifitas pengadaan dan pengolahan buku luas
ruangan tergantung berapa jumlah pengelola perpustakaan diperkirakan
setiap petugas memerlukan 2,5 m2.
- Ruang sirkulasi
Ruang ini dipergunakan untuk melayani peminjaman
dan pengembalian buku, ruang yang diperlukan minimal cukup untuk
meletakan meja sirkulasi dan perlengkapan lainnya.

PEMBAGIAN RUANG MENURUT FUNGSI
Menurut fungsinya pembagian persentase untuk masing-masing ruang
adalah sebagai berikut ;
- untuk perpustakaan dengan system tertutup
• areal untuk koleksi 45 %
• areal untuk pengguna 25 %
• areal untuk staf 20 %
• areal untuk keperluan lain 10 %
- untuk perpustakaan dengan sistem terbuka
• areal koleksi dan pengguna 70 %
• areal untuk staf 20 %
• areal untuk keperluan lain 10 %
Yang termasuk dalam areal koleksi adalah ;
- areal buku rujukan
- areal majalah, surat kabar/ kliping
- areal koleksi non buku
Sedangkan yang termasuk areal pengguna adalah ;
- areal peminjaman
- areal baca yang bercampur dengan koleksi
- areal katalog perpustakaan
- areal fotocopy
- areal baca perorangan / studi carel
- areal pameran
Yang termasuk areal staf :
- areal pengadaan, pengolahan
- areal kerja pimpinan
- areal komputer pengolahan
- areal tata usaha/administrasi
- areal makan
- gudang buku dan perlengkapan

BENTUK RUANG
Bentuk ruang yang paling efektif adalah bentuk bujur sangkar, karena paling
mudah dan fleksibel dalam pengaturan perabot apalagi bila rak buku yang
dimiliki banyak dan lalu lintas yang ramai. Bentuk ini juga paling baik dan
mudah dalam pengaturan pencahayaan/ penerangan

TATA RUANG
Merencanakan tata ruang harus didasari dengan hubungan antar
ruang yang dipandang dari segi efisiensi, alur kerja, mutu layanan, keamanan
dan pengawasan.
Penempatan perabotan perpustakaan diletakkan sesuai dengan fungsi
dan berdasarkan pembagian ruang diperpustakaan sebagai contoh :
- lobi
lemari penitipan barang, papan pengumuman dan pameran, kursi tamu,
meja dan kursi petugas
- ruang peminjaman
meja dan kursi sirkulasi, kereta buku, lemari arsip, laci-laci kartu
pengguna, jika sudah otomosi maka computer , bacode reader dan
kursi petugas.
- ruang koleksi buku
rak buku baik dari satu sisi atau dua sisi, kereta buku, tangga beroda
- ruang baca
meja kursi baca kelompok, perorangan ( studi karel) dan meja kamus
- ruang administrasi
meja kursi petugas, lemari arsip, mesin ketik, komputer,
telpon, kereta buku, lemari buku dsb.

PENERANGAN, VENTILASI SERTA PENGAMANAN
Penerangan harus diatur sehingga tidak terjadi penurunan gairah
membaca atau membuat silau. Hal ini dapat dilakukan dengan cara
menghindari sinar matahari langsungserta memilih jenis yang dapat
memberikan sifat dan taraf penerangan yang tepat dengan kebutuhan,
misalnya :
- lampu pijar : memberikan cahaya setempat
- lampu TL/PL/Fluorescent : memberikan cahaya yang merata
- lampu sorot ; memberi cahaya yang terfokus pad obyek tertentu
Ventilasi dalam perpustakaan harus diperhatikan selain untuk petugas
juga diperlukan untuk bahan pustaka. Ada 2 macam sistem ventilasi :
- Ventilasi pasif
Ventilasi yang didapat dari alam caranya membuat lubang angina atau
jendela pada sisi dinding yang berhadapan serta sejajar dengan arah
angin lokal. Luas lubang angin atau jendela diusahakan sebanding
persyaratan dan fasilitas ruang (10 % dari luas ruang yang
bersangkutan). Bila menggunkan ventilasi pasif seperti ini sebaiknya
rak tidak ditempatkan dekat jendela demi keamanan koleksi dan
terhindar dari sinar matahari langsung.
- Ventilasi aktif
Ventilasi aktif adalah menggunakan sistem penghawaan buatan yaitu
menggunakan AC. Karena temperatur dan
kelembaban ruang perpustakaan yang kontans maka dapat menjaga
keawetan koleksi dan peralatan tertentu seperti koleksi langka,
pandang dengan dan computer.

PENGAMANAN
Untuk menjaga keamanan perpustakaan perlu antisipasi bila terjadi
sesuatu seperti kebakaran, bencana alam, hama dll.
- Kebakaran
Penempatan jalam darurat kearah luar pada tempat-tempat
strategis yang mudah dicapai
Pemilihan bahan bangunan yang tidak mudah terbakar
Penyediakan alat-alat pemadam kebakaran
Alat pendeteksi kebakaran ( alarm sistem)
- Gempa bumi, angin topan, air hujan, banjir dan petir
Perencanaan ketinggian permukaan lantai dasar lebih tinggi dari
pada tanah disekitar bangunan
Sistem drainasi pembuangan air hujan jangan menimbulkan
genangan pada halaman perpustakaan
Perencanaan bangunan tahan gempa
Memasang system penangkal petir terutama pada bangunan
bertingkat
- Hama
Pemilihan bangunan yang tahan hama
Mengurangi celah-celah kecil pada bangunan yang dapat
dijadikan rumah tikus
Memberikan suntikan anti rayap disekeliling bangunan
- Pencurian bahan pustaka
Sistem perencanaan satu pintu keluar masuk
Peletakan lubang/jendela untuk ventilasi dilakukan pada tempat
yang sullit dijangkau

PENGGUNAAN RAMBU-RAMBU
Rambu-rambu dalam perpustakaan selain untuk memperindah ruangan
juga membantu pengguna menemukan dan memanfaatkan koleksi dan
fasilitas perpustakaan secara maksimal. Rambu-rambu dibuat dalam bentuk
tulisan, simbol ataupun gambar.
Contoh rambu di dalam perpustakaan seperti simbol atau tulisan “
meja informasi”, “ Penitipan Barang “, ‘ Harap Tenang” atau “Dilarang
merokok”. Dalam mendesain rambu di perpustakaan perlu memperhatikan
huruf, hendaknya huruf yang sederhana mudah dibaca dari jauh dengan
ukuran yang proposional. Kata-kata yang digunakan juga harus yang singkat
lugas, informasi secukupnya dan konsisten. Di dalam penempatan ramburambu
perpustakaan biasanya menggunakan metode digantung diplafon
diatara rak, ditempel didinding atau perabot, ditempatkan berdiri diatas
lantai atau perabot perpustakaan.

Original by Sri Purwati
(email: bacapustaka@yahoo.com)
Disampaikan pada Diklat Pengelola Perpustakaan MTs. Depag Prov. Jatim
Surabaya, 1-10 November 2006 & telah diterbitkan pada Mimbar Pustaka Jatim No 01/Th.I/Januari-
Maret 2007
Edited by Alif

Labels:

Baca Semua...
posted by Beranda Buku @ 7:54 PM   3 comments
Sunday, September 16, 2007
Tips Perawatan Buku dan Tempatnya



Membersihkan adalah hal paling mendasar dari perawatan buku dan tempatnya. Karena tugas ini sering menghabiskan banyak waktu maka banyak orang yang sering menunda-nunda pekerjaan tersebut. Padahal tindakan ini merupakan penyumbang terbesar dalam rangka pelestarian koleksi. Tindakan membersihkan buku dan tempatnya dari debu dan kotoran maka akan tercipta lingkungan yang mendukung dan bisa mengurangi datangnya masalah lain seperti bau tidak sedap, jamur, serangga. Berikut ini merupakan tindakan-tindakan perawatan lainnya yang akan menjaga koleksi Anda.


A. Tips Merawat Buku
1. Biasakan untuk segera memberi sampul plastik pada buku.
2. Sediakan pembatas buku untuk menandai batasan buku yang sedang dibaca.
3. Hindarkan buku dari air, minyak, makanan, tanaman, debu dan panas matahari langsung atau lampu yang berkekuatan tinggi.
4. Jangan menaruh rak di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung.
5. Hindari memfotokopi buku karena bisa merusak benang/lem jilid buku.
6. Jangan biasakan menandai dengan tinta warna-warni pada bagian penting buku yang sedang dibaca.
7. Ketika akan mengambil atau membaca buku, sebaiknya kondisi tangan benar-benar kering dan bersih.
8. Jangan sekali-kali menggunakan buku sebagai alas tidur, tempat duduk, pengganjal barang dan lainnya
9. Koleksi majalah supaya tidak tercecer sebaiknya dibundel.
10. Beri sampul tambahan untuk buku-buku lama. Gunakan kertas polos yang sedikit tembus pandang agar cover asli buku masih bisa dilihat.
11. Buatlah label buku yang berisi identitas pemilik buku.
12. Catatlah dengan tertib jika buku dipinjamkan.
13. Tatalah buku berdasarkan kategori/katalogisasi tertentu untuk memudahkan pencarian.
14. Kalau perlu buat inventarisasi koleksi buku Anda di komputer.


B. Tips Merawat Tempat Buku
1. Pastikan tempat buku tidak lembab dan memiliki sirkulasi udara yang memadai.
2. Jangan biasakan membawa buku dengan memasukkan ke dalam tas yang sudah penuh, atau ukurannya lebih kecil dari ukuran buku.
3. Hindari menyimpan buku-buku terlalu lama di dalam kotak kardus. Asam dari kotak kardus bisa pindah ke buku. Akibatnya, buku berubah warna jadi kekuning-kuningan
4. Jika memakai rak dari kayu, pastikan diberi lapisan supaya buku tidak kontak langsung dengan kayu yang juga mengandung asam.
5. Jika memakai rak buku tertutup, usahakan agar sering dibuka supaya ada sirkulasi udara.
6. Jangan memaksa mengisi rak terlalu penuh.
7. Menyimpan buku dalam box-box plastik atau kotak penyimpanan sejenisnya juga bisa jadi pilihan yang baik.
8. Posisi buku jangan sampai ditumpuk, sebaiknya berdiri dan berjajar ke samping. Kelompokan berdasarkan tingginya supaya tidak terjadi kerusakan pada punggung-punggung buku yang lebih tinggi jika digabungkan dnegan buku yang pendek.
9. Rak buku sebaiknya tidak langsung menempel ke dinding dan level paling bawah rak buku harus berjarak beberapa senti meter di atas lantai agar terhindar dari genangan air dan kelembaban yang berlebihan.
10. Kalau jumlah koleksi buku kita belum bisa memadati rak, gunakan pengapit buku (bookend). Buku yang dijejer terlalu longgar di rak buku, akan mudah roboh dan rusak. Pilihlah bookend yang tipis supaya bisa menyelip dengan mudah di bawah buku.
11. Lakukan perawatan berkala, seperti;
• Membersihkannya dari debu. Untuk mengurangi penumpukan debu maka bersihkanlah area di sekitar rak (lantai disapu dan dipel).
• Merotasi posisi buku tiap dua pekan sekali.
12. Untuk mengusir ngengat, mengurangi bau tak sedap, menghambat pertumbuhan jamur, menyerap air (kelembaban di udara), dan mencegah kutu, maka bisa dengan beberapa alternatif (pilihlah satu-dua cara) di antaranya;
• Taburlah kamper di sela buku atau di pojok rak.
• Biji-biji lada putih yang dibungkus potongan kain.
• Serpihan arang kelapa dimasukkan ke dalam amplop bertutup rapat. Arang ini selalu siap dipakai lagi setelah dijemur untuk menghilangkan serapan airnya. Penjemuran dilakukan tiap 3-4 bulan sekali (juga amplopnya sekalian).
• Taruhlah sillica gel (dalam kemasan/dibungkus plastik berlubang). Keringkan/jemur jika sillica mulai berubah warna.
• Cara lain adalah dengan fumigasi/pengasapan untuk membunuh serangga atau jamur.
Lakukan pergantian secara berkala pada alat-alat tersebut.
13. Jika Anda punya Air Conditioning maka nyalakanlah selalu. Kelembaban relatif 45-60% dengan temperatur 20-24º C.
14. Untuk memperindah, coba kelompokan buku sesuai warna sampul. Jajarkan sesuai gradasi. Gabungkan penataan buku di rak dengan elemen aksesori. Misalnya deretkan buku secara berdiri di ujung rak, lalu tumpuk dua atau tiga buku hardcover di bagian tengah rak. Sebagai sentuhan akhir, letakkan kerang-kerangan atau bingkai foto kecil di atasnya.


C. Memperbaiki Kerusakan Buku
Berdasarkan jenis kerusakan sebuah buku dapat dibagi menjadi 3 jenis kerusakan yaitu :
-Rusak ringan, ciri-cirinya : halaman tengah lepas, cover lepas, halaman sobek dll.
-Rusak sedang, ciri-cirinya : beberapa halaman lepas, cover sobek, staples lepas dll
-Rusak berat, dengan ciri-cirinya : semua halaman lepas untuk koleksi lem punggung, satuan bendel lepas untuk koleksi jahit, hard cover lepas dan jahitan lepas, beberapa halaman buku lepas untuk buku tebal di atas 500 halaman, dll.
Trik buku rusak ringan, diperbaikilah dengan memberi lem dan menempel pada bagian halaman yang lepas tadi dengan jarak 3-4 mm dari pinggir kertas. Cover lepas dapat di lem kembali dengan melihat jenis kertas cover tersebut, jika ada lapisan mengkilat dari cover itu dapat dibuang terlebih dahulu lapisan itu, untuk memperkuat daya lekat dari lem.
Trik rusak sedang dapat diperabaiki dengan menstaples buku tersebut atau lebih baik lagi menjahit buku tersebut dengan benang nilon. Untuk cover sobek dapat dibuatkan cover dari kertas BC dan cover aslinya ditempel, lebih baik lagi jika cover aslinya dicopy warna atau foto copy biasa pada kertas BC. Lebih baik lagi dapat dibor (mata bor 2 - 2,5 mm)untuk kekuatan dan keawetan dari koleksi.
Trik rusak berat dapat di bedakan hard cover dan soft cover, untuk hard cover tebal halaman lepas semua yang bukan jahitan atau lem press biasa, dapat dibor dan dijahit kemudian cover tadi diperbaiki terlebih dahulu dan dilem pada bagian punggung buku setelah kering baru dilem cover depan belakang dan dipress, sedangkan untuk hard covers harus dilepas terlebih dahulu dan dijahit satu per satu dengan bagian lain, hingga mennyatu, kemudian lem punggung buku sampai tepi buku sekitar dengan jarak 3,4 mm, langkah berikutnya dipres dengan alat atau ditindihi dengan buku yang tnggi, kegunaanya cepat lengket seperti dipress. Alat yang diperlukan seperti alat potong, dan alat press.

Pustaka :
 http://www.ruangbaca.com/kelas_baca/?action=b3Blbg==&linkto=Ng==&when=MjAwNTA4MDg=
 http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/2006/022006/01/99forumguru.htm
 http://www.e-xgeneration.com/detail_lifestyle.php?id=426&
 http://randhini.blogspot.com/2006/01/tips-merawat-buku.html
 http://www.pustaka-deptan.go.id/publikasi/pp112024.pdf
 http://alhikmahlibrary.org/?pilih=lihat&id=55


Labels:

Baca Semua...
posted by Beranda Buku @ 8:28 PM   4 comments
Wednesday, September 05, 2007
MASTERING ENGLISH: WHY NOT?
Pada era global seperti ini, menguasai bahasa asing dapat menjadikan diri Anda memiliki salah satu kunci meraih kesuksesan dalam hidup, apalagi jika yang Anda kuasai adalah Bahasa Inggris. Tampaknya tidak ada kemampuan berbahasa yang penggunaannya mutlak diperlukan oleh semua orang yang ingin memasuki dunia global kecuali kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.
Anda yang dapat menguasai secara hebat kemampuan menggunakan bahasa Inggris ini, sesungguhnya sudah menggenggam separo dunia. Hal ini karena 42 negara di dunia menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa nasionalnya. Dan hampir 80% bahasa yang dipergunakan di dunia internet adalah bahasa Inggris juga. Bahkan dikatakan bahwa bahasa Inggris secara de facto merupakan bahasa dunia.
Untuk bisa berkiprah di era global, era perdagangan dunia dan persaingan bebas, maka bahasa Inggris, sebagai bahasa yang paling dominan digunakan dalam berbagai urusan dunia, menjadi alat komunikasi yang mutlak harus dikuasai oleh pelakunya. Jelasnya bahasa Inggris sebagai alat komunikasi bisa dijadikan modal untuk menjelajahi dan menguasai dunia, termasuk dunia kerja.
Dunia kerja sarat dengan persaingan. Para pemenang adalah para pencari kerja yang benar-benar siap. Kemampuan yang bagus tidaklah cukup untuk bersaing karena yang dicari adalah yang paling bagus di antara yang bagus (best of the best). Apalagi di masa mendatang, kita tidak hanya bersaing dengan pencari kerja di dalam negeri tapi juga dengan orang-orang dari luar negeri yang tentunya mempunyai kemampuan yang tidak sedikit. Tidaklah berlebihan apabila seseorang yang mempunyai kemampuan berbahasa Inggris yang baik, maka orang tersebut akan mampu mempelajari apa saja yang ia mau dan menguasai berbagai pengetahuan sebagai modal untuk bersaing di dunia kerja.
Kemampuan berbahasa Inggris yang baik tidak hanya dalam tataran teori (know what) saja, tapi harus disimpan dalam tataran praktikal (know how). Ia harus menguasai keterampilan berbahasa (four language skills) yaitu speaking, listening, reading, and writing. Keempat keterampilan bahasa inilah yang menjadi modal utama untuk mendapatkan pekerjaan sesuai yang diinginkan.
Sebagai bangsa yang terbuka, kita harus bisa memperoleh keuntungan yang kompetitif di era global ini. Lihat bagaimana orang-orang Filipina telah bekerja di luar negaranya, berinteraksi dengan baik di dunia kesehatan, perbankan, industri, pendidikan dan lapangan kerja lainnya. Seperti halnya orang-orang Malaysia dan Singapura, mereka memiliki kelebihan dengan sistem pendidikannya yang berbasis bahasa Inggris. Sedangkan kita, walau pun ada tuntutan dari luar negeri namun umumnya hanya menempati bidang pekerjaan ‘kelas dua’, seperti pembantu, pekerja bangunan, kelasi-kelasi kapal pesiar, atau yang lebih kita kenal TKI dan TKW-nya.
Sebagai gambaran, seorang ekspatriat (orang luar negeri yang bekerja di negeri kita) yang bekerja di perusahaan minyak di Indonesia bisa mendapatkan gaji sebesar 8000-10.000 dolar perbulan atau l.k. 70-100 juta/bulan. Padahal orang tersebut merupakan pengangguran di negaranya sendiri. Sedangkan orang Indonesia sendiri dengan tingkat pekerjaan yang sama hanya mendapat 30 juta/bulan. Dengan kata lain sebenarnya jika kita mempunyai kemampuan akademis yang baik dan bisa berbahasa Inggris dengan sangat baik pula, kita bisa menjadi ekspatriat di negara lain dan mendapatkan gaji yang besar karena ekspatriat pada umumnya dibayar dengan dolar.
Tak ada bidang pekerjaan atau pendidikan saat ini di mana bahasa Inggris tidak menjadi dominan di bidang pendidikan dan pelatihan teknik di tingkat yang lebih tinggi. Buku-buku literatur pendidikan tinggi di Indonesia pun masih banyak bertumpuk dalam bahasa aslinya, bahasa Inggris. Universitas-universitas internasional serta para peneliti dan ilmuwan di Jepang, Swis, Jerman, bahkan Perancis yang selalu membanggakan bahasanya juga ‘terpaksa’ menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar dan bahasa paper-paper penelitiannya jika mereka ingin meraih peminat yang luas.
Di Indonesia sendiri hampir semua perusahaan mensyaratkan para pekerja lamanya maupun pekerja yang akan direkrut mereka untuk bisa berbahasa Inggris, baik dalam berbicara maupun menulis atau dalam istilah bekennya ‘fluently oral and written in English’.
Kita memang ‘tidak beruntung’ pada masa kolonial, penguasa kita adalah bangsa Belanda, tidak seperti halnya tiga negara Asia yang disebutkan di atas yang berpenguasakan bangsa Inggris. Bahasa Belanda tidak berguna di dunia komunikasi dan bisnis internasional, bahkan jika Anda pergi ke Belanda dan berbicara dalam bahasa Belanda, orang Belanda sendiri mungkin akan menjawab pertanyaan Anda dengan bahasa Inggris.
Namun asal tahu saja, menurut pengalaman seorang guru bahasa Inggris yang telah melanglang buana mengajar di berbagai negara, dibandingkan negara-negara yang tergolong maju seperti Jepang dan Cina, orang Indonesia lebih mudah belajar bahasa Inggris dalam segala segi penguasaan keempat keterampilan bahasa. Ini bisa dijadikan modal utama untuk kita sebagai orang Indonesia dalam memulai sebuah langkah besar (a huge start) di era globalisasi ini.
Sehingga dengan demikian kemampuan akademis yang baik tidak lah cukup di dunia penuh persaingan ini. Kemampuan berbahasa Inggris dalam tataran praktikalnya merupakan syarat yang tidak bisa diabaikan. Jadi, apa pun bidang keahlian dan pekerjaan serta dari mana pun pendidikan yang akan dan telah Anda miliki, maka genapilah dengan menguasai bahasa Inggris untuk mencapai kesuksesan yang lebih tinggi. (DARI BERBAGAI SUMBER)

Labels: ,

Baca Semua...
posted by Beranda Buku @ 11:29 PM   1 comments
Tuesday, September 04, 2007
Informasi Perpustakaan Beranda Buku/BB Library Information


Outlet Kesederhanaan Kami (Our Simplicity Outlet)

Informasi Perpustakaan Beranda Buku (BB Library Information)

Jam Buka/Library Hours
Setiap hari Senin-Sabtu Pukul 10.00 - 17.00. Tutup pada hari minggu dan hari libur nasional.
Every day, Monday – Saturday at 10 am to 5 pm. Close in sunday and national holiday.

Pendaftaran/Registration
Siapa pun bisa menjadi anggota. Mengisi formulir pendaftaran. Menyerahkan fotokopi identitas (KTP/kartupelajar/SIM) dan pasfoto 2x3 atau 3x4 sebanyak 2 buah. Membayar uang pendaftaran sebesar Rp. 20.000/tahun (bisa dicicil).

Kartu Perpustakaan/Library
Kartu perpustakaan diusahakan agar dibawa setiap meminjam bahan pustaka. Kartu perpustakaan ini juga berfungsi sebagai tiket untuk mendapatkan fasilitas bagi anggota seperti mengikuti kegiatan pelatihan yang diadakan BB secara gratis. Kehilangan kartu akan dikenakan biaya administrasi sebesar Rp. 1000,-.

Jangka Peminjaman/Loan Periods
Jangka peminjaman segala jenis bahan pustaka (buku, majalah, CD) adalah selama 7 hari dengan jangka perpanjangan 2 kali 7 hari, kecuali bagi buku-buku bestseller yaitu selama 3-5 hari dan tidak bisa diperpanjang. Peminjaman dibatasi 2 buah buku.

Biaya/Charges
Peminjaman dikenakan biaya Rp. 500 - Rp. 1000/buku, kecuali buku baru/best seller/komik yang dikenakan biaya 10% dari harga bukunya.

Jumlah Koleksi /Collection
Jumlah keseluruhan koleksi pustaka BB saat ini mencapai
2000 buah buku lebih dengan porsi buku di tiap kategori cukup merata. Jumlah ini belum termasuk buku-buku pelajaran, majalah-majalah mingguan dan bulanan yang berjumlah l.k. 400 buah. Sebagian kecil koleksi bisa dilihat di sini. Tentunya koleksi yang ada di BB saat ini merupakan versi b. Indonesianya kecuali beberapa di antaranya yang memang asli versi Inggris. Semua koleksi buku bisa dipinjam kecuali buku-buku ensiklopedia besar dan sejumlah koleksi komik yang telah ditentukan.

Ruang Baca/Reading Rooms
Kami memiliki ruang koleksi yang juga berfungsi sebagai ruang baca (lesehan).

Layanan/Services
Sistem layanan Perpustakaan BB bersifat terbuka dimana setiap pengunjung dapat langsung melihat ke koleksi perpustakaan. Kegiatan layanan untuk sementara masih menggunakan sistem manual. Unit Pelayanan teknis berupa : - Pengadaan dan Inventaris bahan pustaka - Katalogisasi - Membuat perlengkapan dan Menyusun buku-buku. Unit pelayanan pembaca berupa : - Layanan Peminjaman dan pengembalian buku - Layanan Referensi- Layanan Informasi Kegiatan Literasi - Layanan Ruang Baca - Layanan jual beli buku.

Kontak dan Alamat Donasi/Donation Contact Person and Address
Donasi berupa buku dan sarana perpustakaan lainnya (buku, majalah, cd pendidikan) /books and other Inventories donation to:
Kesekretariatan BB/Office
a.n. Yukni Arifianti
Kp. Muara 37 05/07 Kel. Andir Kec. Bale Endah,
Bandung, Jawa Barat, Indonesia 40258

Donasi berupa finansial/Account financial donation to:
no. rekening Bank Syariah Mandiri cab. Bandung 0070207211 a.n. Yukni Arifianti


Kontak person bila ada yang perlu dipertanyakan/Feel free to contact us at:
berandabuku@gmail.com

Labels:

Baca Semua...
posted by Beranda Buku @ 7:53 PM   3 comments

Dukung Gerakan Literasi Kami/Support our Literacy Movement
Kunjungi blog kami secara regular. Berikan komentar/Visit this site regularly. Please leave a comment
Kirimkan donasi Anda berupa buku2, finansial atau sarana/Send your donation, books, financial and/or other library inventories
Donasi dapat dialamatkan ke SINI /Send your donation HERE

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Comment Please!!
Name :
Web URL :
Message :


Blog Perpustakaan

Archives
Menu
Friends & Associates
Templates by
Free Blogger Templates

Pembelajar sejati adalah pembelajar sepanjang kehidupan berdetak dalam ribuan warna musim dengan senyuman ingin tahu Ibrahim menanyakan siapa diri, menanyakan siapa Tuhannya . A lifelong learner is a learner for as long as his/her heartbeat still in a thousand of color of seasons with a smile of Abraham asks who he is, asking who his lord is.