Skip to main content

Kulihat LKS itu…DAN………

Sekilas saja sudah terlihat lay out nya sangat tidak menarik.
Dengan tinta hitam dan kertas buram dalam setiap lembaran soal yang ada. Terasa ada benarnya kalau anak SD kelas 1 tetangga sebelah saya mengeluh untuk malas belajar. Seandainya aku dalam posisi dia, akupun akan mengeluhkan hal yang sama.

Terlalu banyak materi yang diajarkan dan tidak menyentuh imajinasi anak. Seperti apakah sebenarnya kurikulum yang berbasis kompetensi itu? Biaya sekolah yang mahal, apakah hanya untuk mengerjakan sebuah LKS saja, tanpa menyentuh nilai – nilai potensi logika, potensi berpikir kritis, potensi keingintahuan yang lebih, sehingga kelak anak nanti bisa bertahan di dunia luar, dunia yang sebenarnya akan mereka jalani kelak dewasa nanti.
Kalau melihat kondisi seperti itu, yang terpikir di dalam benakku adalah berdirinya sebuah lembaga pendidikan taman belajar, tempat anak bebas berbuat dan berekspresi sesuai dengan bakatnya, tentunya setelah kemampuan membaca, dan berhitung dikuasai. Masalah nanti menulis tentang apa? Membaca mengenai apa? Dan berhitung bintang di langit sekalipun tidak masalah….
Yang terpenting adalah seorang anak bisa meng”eksplor” rasa keingintahuannya dengan berbagai pengalaman yang menarik yang menjadi harta kehidupannya.

a memoar of a private teacher
By Afitchan

Comments

Popular posts from this blog

Kegiatan April - Mei 2012

Berikut adalah kegiatan terbaru Beranda Buku : Nama Kegiatan : Miniworkshop dan Roadshow Penulis Cilik KkPK (Kecil-kecil Punya Karya) serta Launching C.M.B (Club Menulis Beranda Buku) Tema : Be a writer; be inspired person   Hari dan tanggal   : Sabtu, 26 Mei 2012 Waktu                   : 08.30 – 12.00 WIB Sasaran kegiatan   : Siswa Kelas 3,4, dan 5 Target peserta        : 200 orang Tempat                  : SD IT Fitrah Insani 2 Biaya Pendaftaran : Rp. 5000/siswa tanpa snack                                 Rp. 7.500/siswa dengan snack* Fasilitas peserta     : D...

Tips Perawatan Buku dan Tempatnya

Membersihkan adalah hal paling mendasar dari perawatan buku dan tempatnya. Karena tugas ini sering menghabiskan banyak waktu maka banyak orang yang sering menunda-nunda pekerjaan tersebut. Padahal tindakan ini merupakan penyumbang terbesar dalam rangka pelestarian koleksi. Tindakan membersihkan buku dan tempatnya dari debu dan kotoran maka akan tercipta lingkungan yang mendukung dan bisa mengurangi datangnya masalah lain seperti bau tidak sedap, jamur, serangga. Berikut ini merupakan tindakan-tindakan perawatan lainnya yang akan menjaga koleksi Anda. A. Tips Merawat Buku 1. Biasakan untuk segera memberi sampul plastik pada buku. 2. Sediakan pembatas buku untuk menandai batasan buku yang sedang dibaca. 3. Hindarkan buku dari air, minyak, makanan, tanaman, debu dan panas matahari langsung atau lampu yang berkekuatan tinggi. 4. Jangan menaruh rak di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. 5. Hindari memfotokopi buku karena bisa merusak benang/lem jilid buku. 6. Jangan biasakan...

Donasi Buku dari Organisasi 1001 Buku

Perpustakaan kami adalah perpustakaan sosial. Saat ini kami memiliki koleksi ribuan buku hasil sumbangan para donatur baik itu dari peroranga n, penerbit maupun organisasi . Salah satu donator tetap adalah organisasi 1001Buku yang secara berkesinambungan memberikan donasi buku. Kiriman pertama pada Desember 2007, kiriman kedua pada pertengahan Tahun 2011 lalu. Kami ucapkan terimakasih sedalam-dalamnya atas donasi penerbit/organisasi/perorangan yang ditujukan ke perpustakaan kami. Kami nantikan donasi lainnya dari Anda sekalian untuk mendukung Gerakan Literasi kami.