Skip to main content

Mau Pintar Kok Mahal*

Mahalnya biaya pendidikan membuat sebagian orang menguburkan harapannya untuk meraih impiannya di masa depan. Banyak hal ini terjadi di sekitar kita, terutama mereka yang tidak punya cukup materi dan sarana penunjang lainnya untuk menuju ke arah itu. Sungguh keadaan yang sangat menyedihkan menimpa di negeri ini. Negeri yang menurut legenda menjadi sejarah sepanjang masa dengan kekayaannya yang melimpah. “Tongkat kayu pun jadi tanaman” sepenggal lirik lagu terkenal mengisahkan betapa suburnya negeri yang kita pijak ini. Hingga kitapun terlena dengan keadaan ini.



Melimpahnya kekayaan di negeri ini telah melenakan kita, sehingga tidak punya keinginan untuk bangkit menjadi lebih baik lagi. Satu generasi hingga ke generasi berikutnya, begitu seterusnya. Hingga kita menjadi yang sekarang ini.

Pendidikan adalah salah satu faktor penentu dalam menjalankan pembangunan. Suatu bangsa akan maju dengan kondisi pendidikan yang memadai. Karena disitulah kemampuan manusia di uji untuk bersaing dengan Negara lainnya.
Pendidikan yang menyeluruh akan memberikan pemahaman kita yang lebih akan artinya hidup ini. Selama ini kita terjebak oleh sempitnya pemahan arti pendidikan. Pendidikan formal menjadi faktor penentu dalam menentukan masa depan seseorang. Begitu lah orang tua dahulu mengajarkan kepada kita. “Kalau kita ingin menjadi anu, maka harus kuliah di anu”, begitu yang mereka selalu nasehatkan kepada kita. Dan,kitapun menaruh harapan banyak terhadap slogan itu. Dengan bekal harapan yang sama, kita menapaki pendidikan formal kita. Dan harapan yang tak sesuai dengan kenyataanpun datang. Banyak yang mengeluhkan bahwa harapannya tidak sesuai dengan apa yang kita telah cita-citakan sebelumnya. Setelah kita selesai kuliah, kita tidak seperti apa yang kita harapkan. Pendidikan formal tidak menjamin kita untuk bisa bekerja di bidang yang sama. Sehingga banyak orang yang stress dengan keadaan seperti ini.

Pendidikan sebenarnya berfungsi untuk mengembangkan pola berpikir kita. Bukan bertujuan untuk mencari pekerjaan yang sesuai. Pengembangan pola berpikir inilah yang akan melahirkan kita untuk berusaha mencari yang lebih baik. Meningkatkan harga diri kita dimata orang lain. Dan berusaha menciptakan keadaan yang membantu dalam menyelesaikan masalah bangsa ini. Bukan menjadi beban masalah bagi bangsa. Namun, justru sumbangan hasil pemikiran kita yang akan membantu dan berperan dalam perbaikan negeri ini.

Bertekad untuk tidak menjadi beban bagi orang lain dan bangsa ini sepertinya menjadi slogan yang pas buat kita bangkit membangun negeri ini dari keterpurukan yang telah sekian lama ada(Aa Gym).

Mari kita pikirkan langkah apa yang akan kita ambil untuk menjadi bagian dari solusi masalah bangsa ini. Jangan lagi menambah masalah, tetapi berperanlah aktif dalam menyelesaikan masalah bangsa ini.

Negeri ini menunggu kiprah kita untuk melakukan sebuah terobosan baru membangun elemen dasar bangsa yang kuat dan kokoh untuk mampu bersaing dan berdiri sejajar dengan Negara lain yang sudah maju.

Tunjukkan bahwa kita bisa. Selamat Berjuang menjadi pemenang. Terutama menjadi pemenang bagi diri sendiri.

*Diambil dari Iklan rokok Amile
By Afitchan

Comments

sigit said…
nice info gan ntar gw sampein ke agan2lainnya dah...
ayha said…
pendidikan mahal udah ngak jaman, pemerintah harusnya memberikan dana rakyat dari pajak untuk pendidikan agar semua merasakan bangku sekolah.

Popular posts from this blog

Penawaran Kerja Sama/Partnership Offers

Keterlibatan dan komitmen Anda terhadap kegiatan kami, sangat kami hargai dan diharapkan bisa berlangsung secara berkala. Sebagai kompensasi bantuan berkala dari Anda, maka kami akan memberikan, di antaranya; 1. Pemberitahuan setiap kegiatan yang akan kami adakan beserta laporan pertanggungjawabannya melalui surat email. 2. Laporan keuangan per bulan (khusus untuk donasi finansial serta sarana dan prasarana lainnya). 3. Laporan Pertanggungjawaban Triwulan Kegiatan Harian Perpustakaan termasuk di dalamnya statistik anggota, statistik peminjam dan statistik buku yang dipinjam per bulan. Laporan ini akan diberikan setiap 3 bulan sekali melalui pos. Berlaku untuk donatur finansial, sarana, prasarana maupun bahan pustaka. Berikut poin 4 sampai 6 berlaku untuk donatur bahan pustaka. 4. Pencantuman nama donatur dan jenis donasinya di situs kami. 5. Pencantuman nama donatur dan jenis donasinya di belasan milis internet yang berkaitan dengan literasi dan pendidikan. 6. Pencantuman logo donatur

Tata Ruang, Peralatan dan Perlengkapan Perpustakaan

GEDUNG/RUANG, PERALATAN DAN PERLENGKAPAN 1. Gedung/ruangan perpustakaan Gedung atau ruangan perpustakaan adalah bangunan yang sepenuhnya diperuntukkan bagi seluruh aktivitas sebuah perpustakaan. Disebut gedung apabila merupakan bangunan besar dan permanent, terpisah dari gedung lain sedangkan apabila hanya menempati sebagian dari sebuah gedung atau hanya sebuah bangunan (penggunan ruang kelas), relatif kecil disebut ruangan perpustakaan. 2. Perabot perpustakaan Perabot perpustakaan adalah sarana pendukung atau perlengkapan perpustakaan yang digunakan dalam proses pelayanan pemakai perpustakaan dan merupakan kelengkapan yang harus ada untuk terselenggaranya perpustakaan. Yang termasuk dalam perabot/perlengkapan perpustakaan antara lain : a. Rak buku b. Rak majalah c. Rak surat kabar d. Rak atlas dan kamus e. Papan peraga / pameran f. Laci penitipan tas g. Lemari catalog h. Lemari multi media i. Lemari Arsip j. Meja dan kursi sirkulasi k. Meja dan kursi baca l. Meja dan kursi pegawai m.

Advantages and Disadvantages Living in Jakarta

Generally, living in a big metropolis city is a dream for most of people around the world. Jakarta, as one of the cosmopolitan cities in the world, has many thing that can offer both of advantages and disadvantages. In Jakarta, we can find more public facilities than a smaller cities in Indonesia. Education opportuniy and other kinds of specific course are easy to find in here, for example University of Indonesia, as one of biggest university in Indonesia, is located in Jakarta. Other course such as IALF is available for student who want to improve their capability in English. Also more factories and center offices that establish in Jakarta need a big workforce and become a chance for us. Moreover, at the weekend, there are many choice to spend our time on entertainment. We can go to the movie in many places here, and go to the sport centers even in complete facilities like a gym and people who have shopping in hobby, they can visit some of big shopping malls such as Mall Ambassador, M