Beranda Buku

Wednesday, December 20, 2006
Novel Grafis; Sebuah Komik Alternatif
Kita semua pasti mengetahui apa itu komik. Tapi di kalangan komunitas pecinta buku, ada yang disebut Novel Grafis (Graphic Novel). Novel Grafis menurut pakarnya adalah komik yang serius, bukan konsumsi anak-anak (walau istilah ini masih kontroversil). Komunikasinya pakai gambar dan tulisan, bukan tulisan doang macam novel, dan bukan komik seperti halnya kebanyakan komik Jepang. Isinya lebih padat dan berupa bacaan serius. Kadang disebut sebagai sebuah karya seni berbentuk lukisan yang ada teksnya.

Novel grafis merupakan penyatuan antara komik sebagai pijakan visual dan laporan/studi akademis sebagai landasan cerita. Komik jenis ini telah menaikkan kelas komik sebagai karya seni realis yang mampu menjadi kajian ilmu pengetahuan. Teknik gambarnya yang tak berwarna, berupa hitam putih dengan garis-garis dan arsirannya yang demikian ekspresif malah mengantarkan pesan berdaya ledak emosi tinggi. Inilah komik (atau buku) alternatif bagi penggemar komik sekaligus penikmat buku-buku bermutu. Sebagai gambaran, kalian bisa membaca dua serial komik yang diterbitkan DAR Mizan; Palestina, Duka Orang-Orang Terusir I & II yang menceritakan kisah perjalanan Joe Sacco (nama pengarangnya) saat bertandang ke Palestina.

By Alif

Labels:

posted by Beranda Buku @ 9:25 PM  
0 Comments:
Post a Comment
<< Home
 

Dukung Gerakan Literasi Kami/Support our Literacy Movement
Kunjungi blog kami secara regular. Berikan komentar/Visit this site regularly. Please leave a comment
Kirimkan donasi Anda berupa buku2, finansial atau sarana/Send your donation, books, financial and/or other library inventories
Donasi dapat dialamatkan ke SINI /Send your donation HERE

Photo Sharing and Video Hosting at Photobucket

Comment Please!!
Name :
Web URL :
Message :


Blog Perpustakaan

Menu
Friends & Associates
Templates by
Free Blogger Templates

Pembelajar sejati adalah pembelajar sepanjang kehidupan berdetak dalam ribuan warna musim dengan senyuman ingin tahu Ibrahim menanyakan siapa diri, menanyakan siapa Tuhannya . A lifelong learner is a learner for as long as his/her heartbeat still in a thousand of color of seasons with a smile of Abraham asks who he is, asking who his lord is.